Robot Partikel Pertama Yang Diciptakan Para Ilmuwan - Robotic Indonesia.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Monday, March 25, 2019

Robot Partikel Pertama Yang Diciptakan Para Ilmuwan

robot partikel - www.roboticindo.com


Robotic Indonesia - Para peneliti di Columbia Engineering dan MIT Computer Science & Artificial Intelligence Laboratorium (CSAIL) sukses memaksimalkan segerombolan robot partikel untuk pertama kalinya dengan bagian individu yang berfungsi secara keseluruhan. Dikabarkan dari Interesing Engineering (21/3), robot yang sama tersebut belum pernah ada sebelumnya.


Para ilmuwan memang telah menciptakan robot otonom selama bertahun-tahun, khususnya terdiri dari perangkat non-biologis yang tak bisa tumbuh atau sembuh. Sekarang robot skalabel baru dari Columbia Engineering / MIT mempunyai kesanggupan unik untuk terus berfungsi malah saat masing-masing komponen gagal melaksanakannya.


“Kami sudah mencoba memikirkan kembali pendekatan mendasar kami kepada (prinsip) robotika, untuk mengenal apakah ada |sistem untuk menciptakan robot berbeda,” kata Hod Lipson, Profesor of Mechanical Engineering di Columbia Engineering.


“Sesungguhnya (kami) menciptakan (robot) seperti cara biologis, untuk mewujudkan sesuatu yang luas dalam kompleksitas dan kesanggupan, tapi terdiri dari komponen-komponen yang simpel.”


Para peneliti mewujudkan sekelompok robot dengan menerapkan banyak partikel identik. Bagian-bagian individual utama ini masing-masing bisa melaksanakan gerakan simpel seperti ekspansi dan kontraksi. Namun bersama-sama, mereka menjadi entitas utuh yang bisa terus berfungsi malahan ketika terjadi sebagian kerusakan. Ini mirip seperti sel biologis.


“Seluruh makhluk di alam terbuat dari sel yang bergabung dalam beraneka sistem untuk menciptakan organisme. Dalam mengoptimalkan robot partikel, pertanyaannya yakni, dapatkah kita mempunyai sel robot yang dapat mengkomposisi dirinya untuk jadi robot berbeda?\" kata CSAIL Director, Daniela Rus.


Robot ini sanggup menyusun formasi jadi wujud terbaik yang dibutuhkan oleh suatu tugas. Formasi dapat berbentuk ular untuk merayap lewat terowongan atau mesin tiga tangan untuk menyesuaikan lantai pabrik. Robot partikel ini malah punya kesanggupan untuk menyusun formasi sendiri.


Tim peneliti berikutnya memodelkan gerakan robot dalam sebuah simulasi. Simulasi ini menerapkan ratusan dan ribuan partikel. Mereka mengujinya dalam tes menghindari rintangan dan transportasi obyek. Mereka menemukan bahwa robot partikel sanggup bertahan diri dari gangguan berisik dan kegagalan sebagian bagian masing-masing.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad