Apa Sih Dampak Gadget Bagi Psikologi Anak - Robotic Indonesia.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Monday, April 15, 2019

Apa Sih Dampak Gadget Bagi Psikologi Anak



Robotic Indonesia Dampak Gadget bagi anak - Halo semuanya kali ini saya akan membahas apa dampak negatif gadget bagi si buah hati. nah ,siapa sih yang belum kenal dengan gadget, mulai dari smartphone, tablet,dll. dari kalangan semua umur anak-anak juga banyak yang menggunakan gadget ini. terus dampak buruk bagi si anak apa sih. Penasaran??, mari dibahas satu-persatu.


Turunnya konsentrasi
dengan adanya gadget (smartphone) pada jaman sekarang ini, kosentrasi anak saat belajar mengalami penurunan. Kosentrasi si anak menjadi lebih singkat dan sulit untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Karna si anak dapat lebih sering ber-imajinasi mengenai karakter favoritnya yang ditemui pada gadget yang ia mainkan.

Ada beberapa pendapat dari berbagai pihak, salah satunya ketua dewan pembina Komisi Nasional Perlindungan Anak, Dr. Seto Mulyadi, Psi M. Psi, berpendapat;

"Kebiasaan anak menggunakan gadget akan merusak kemampuan konsentrasi. Memang mengasyikkan, tapi akhirnya terbiasa begitu. Sehingga pada waktu seorang anak harus fokus terhadap sesuatu hal, akhirnya menjadi susah untuk melakukan fokus".


Malas Membaca dan Menulis
Gadget  dapat membuat anak menjadi malas membaca dan menulis. Dengan gambar-gambar menarik yang ada pada Gadget bisa membuat anak menjadi malas membaca. Karena membaca bagi anak terasa monoton dan membosankan, sehingga si anak lebih memilih Gadget dari pada buku.

Dengan adanya perkembangan gadget ini dapat juga mempengaruhi pada aktivitas menulis si anak menjadi terhambat. Keterampilan menulis pada si anak menjadi terhalang, sehingga koordinasi motoriknya jadi kurang baik. dan karna kurangnya menulis membuat tulisan anak menjadi kurang bagus alias kayak cakar ayam.


Memberi Efek Candu
Pastinya saat bangun tidur hal pertama yang dilihat smartphone atau tablet. Saat ingin makan dan pergi kemana pun, tidak pernah bisa terlepas dari Teknologi perekat ini.  

Gadget ini bagaikan belahan jiwa bagi si anak sehingga jika tertinggal di rumah pun akan rela pulang untuk mengambil smartphonenya. berikut itu merupakan salah satu efek candu yang sudah merekat pada si anak. Sehingga saking asiknya. menjadi adiktif sekali. Apabila tidak ada gadget nya, dapat menimbulkan rasa resah bagi anak.


Alat untuk berbuat Curang 
Dengan teknologi gadget ini sudah sangat mudah untuk mencari informasi apapun jika terhubung dengan internet. Tapi dengan kemalasan si anak alat teknologi satu ini dapat digunakan sebagai bahan contekan pada saat ingin menjawab soal ulangan. Mencari jawaban melalui Browser, Galeri Foto, atau saling bertukar informasi dengan teman lainnya. 

Jawaban ujian pun sekarang sanga amat mudah untuk didapatkan oleh anak. Dalam kian detik jawaban pun dapat.

Mempengaruhi Kemampuan Menganalisa Masalah
Pada saat pelajaran matematika, anak yang telah mengerti gadget langsung akan menggunakan gadgetnya denga sigap untuk membuka aplikasi kalkulatornya. hal tersebut dapat mempengaruhi perkembangan nalar dan logika pada anak, karena anak tidak percaya akan jawabannya sendiri.


Sehingga kemampuan analisa tidak terlatih secara baik dan mendalam. Dengan smartphone anak cenderung berpikir secara dangkal dan malas.


Menurunnya Kemampuan Sosialisasi
Nah ,ini yang paling bahaya dari dampak Gadget untuk anak. karna anak menjadi sangat sulit untuk mengenal lingkungan sekitar dan tidak paham dengan etika bersosialisasi. Sehingga rasa sosialisasi antara sesama menjadi pudar dan enggan untuk ber-tegur sapa.

Jika penggunaan gadget berlebihan akan mempengaruhi psiko-sosial anak. Psiko anak menjadi rendah dan akhirnya tidak peduli dengan lingkungan sekitar.


Mempengaruhi Gaya Hidup
Gadget mampu mempengaruhi gaya hidup anak menjadi egois dan berbudaya menjadi pamer terhadap teman-teman nya. Gadget juga dapat mempengaruhi tingkat konsumtif dan konsumenrisme anak. Karna anak belum dapat memilah informasi secara benar.


Malas dalam melakukan sesuatu
Saat anak menggunakan gadget, anak cenderung tidak melakukan gerak badan. Dan tidak melatih sensor motorik nya, bisa saja mengakibatkan obesitas. Akibatnya, sensor motorik anak tidak digunakan dan tidak dilatih sejak kecil. bukan hanya perkembangan saja yang terhambat tetapi penyakit berdatangan juga pada anak.


Gangguan Tidur
Gangguan tidur bukan hanya orang tua saja yang mengalami tetapi anak-anak pun dapat mengalami susah tidur akibat penggunaan gadget berlebihan. Jika anak mengalami susah tidur, maka akan berakibat pada prestasi belajar mereka. Karna anak sangat menjadi jarang tidur karna gadget masih ada pada genggaman. Akhirnya tidur tidak secara normalnya aitu 7 jam - 8 jam.


Penyakit Mental 
Penggunaan gadget secara tidak teratur menyebabkan meningkatnya proses kecemasan anak, depresi, autisme, gangguan perhatian, gangguan bipolar, dan gangguan perilaku pada si anak. Jika gadget dikonsumsi secara lebih dari batas wajar dapat berakibat stres pada anak. Biasanya anak stres pada saat ia gagal dalam memenangkan permainan di gadget nya. sehingga sering mengganggu kondisi mentalnya.


Agresif
Konten kekerasan yang terdapat pada gadget, dapat  menstimulus anak untuk melakukan hal apa yang dapat dilihatnya. Dampak buruk jangka panjang pada anak yang mengkonsumsi gadget, menjadi lebih agresif dari biasanya.

Solusi Menanggulangi Dampak Negatif Gadget Bagi Psikologi Anak


Komunikasi
Orang tua juga harus menjadi pendengar yang bagi anak-anaknya, tidak hanya bicara saja, mendengar kritik dan saran dari anak-anak mengenal kelemahan orang tua. Kalau komunikasi dilakukan apapun juga bisa dikontrol, dari gadget, smartphone, narkoba, pergaulan bebas, ataupun bullying dan sebagainya.


Tidak Ada Kekerasan
Orangtua juga harus bisa menyampaikan pesannya yang netral, yang tidak disertai emosi. Jika orangtua dapat memahammi nilai pesan dengan sangat baik, maka akan menerima pesan tersebut tanpa emosi.


Teknik Win-Win Solution
Pada teknik ini tidak ada orang tua yang harus menang dan anak yang harus kalah. atau sebaliknya, anak yang menang an orang tua yang harus kalah. sehingga tidak ada yang dirugikan.


Mengubah Lingkungan
Yang dimaksud dari mengubah lingkungan bukan pindah rumah. tapi memberi batasan waktu kapan untuk memainkan gadget dan kapan untuk berkumpul bersama keluarga. Dengan membudayakan kultur sejak dini, membuat anak terbiasa dengan hal tersebut.


Koreksi Diri Orang Tua
Orangtua harus berani mengubah dirinya sendiri, jika memang ada salah, egois, terlalu otoriter. Semua itu harus dirubah untuk kenyamanan dan kepentingan bersama.

Sebenarnya semua memiliki dampak negatif bagi kita, Tapi itu semua tergantung dari masing-masing diri untuk membatasi dan memilah baik atau tidaknya hal tersebut.
Jadi ga semua dampak Gadget itu negatif.

Jadi bagaimana pendapat anda mengenai pembahasan diatas??. beri komentar anda jika saya ada salah kata maupun arti.

2 comments:

Post Top Ad