Robotic Indonesia - Butuhnya Pendidikan STEM Anak-anak - Robotic Indonesia.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Monday, May 6, 2019

Robotic Indonesia - Butuhnya Pendidikan STEM Anak-anak


www.roboticindo.com


Robotic Indonesia - STEM merupakan singkatan dari (Science-Technology-Engineering-Math) yakni metode pembelajaran terkini yang dikembangkan di negara-negara maju karena setelah diteliti terjadi kemerosotan pelajaran di bidang seperti matematika dan sains terus terjadi. Anak-anak mulai kehilangan minat dalam mempelajari bidang-bidang tersebut. Apa yang terjadi jika itu terjadi pada anak-anak kita?

Saat-saat ini sekolah-sekolah sedang berlomba-lomba untuk memasukkan metode pembelajaran STEM ini ke dalam pelajaran-pelajaran di sekolah. Kita semua yakin jika masa depan negara kita terletak di pundak anak-anak kita. Untuk itulah sains, teknologi akan berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta turut memberi sumbangsih dalam menciptakan peradapan dunia.

Negara-negara yang maju sangat meyakini peran besar dalam pembelajaran berbasis STEM ini. Selain Amerika, system pendidikan STEM kini telah banyak diadopsi oleh beberapa negara.  Di Taiwan, kurikulum pembelajaran mereka mulai diintegrasikan dengan kurikulum STEM dan membuat siswa sebagai pusat kegiatan belajar. Malaysia pun melakukan kerjasama dengan Amerika dengan melibatkan pelajar dalam bidang STEM agar dapat bersaing dalam ekonomi abad 21. Selain negara-negara tersebut, ada beberapa negara yang juga sudah menerapkan pendidikan STEM, antara lain Finlandia, Australia, Vietnam, Filipina, dan Tiongkok. STEM telah dikembangkan di beberapa negara selama kurang lebih 3 dekade dan semakin meningkat pada tahun-tahun terakhir.

Di Indonesia, melalui kerja sama dengan USAID (United States Agency for International Development), mulai mencoba mengembangkan model pembelajaran berbasis STEM ini. Contohnya: siswa diminta untuk merancang mobil bertenaga balon sebagai media pembelajaran dalam memahami konsep gerak lurus beraturan. Siswa kemudian ditanyai terkait respon, pengaruh, serta pemahaman yang diperoleh dari kegiatan tersebut. Hasil yang diperoleh sangat baik, siswa menjadi termotivasi dan terlibat langsung dalam proses pembuatannya. Dengan adanya kegiatan pembelajaran tersebut, secara tidak langsung meningkatkan prestasi anak-anak dalam STEM.

Sebagai sebuah tren yang sedang dipertajam dalam dunia pendidikan, STEM menjadi suatu pendekatan dalam mengatasi permasalahan di dunia nyata dengan menuntun pola pikir siswa layaknya insinyur dan ilmuwan berpikir. Melalui STEM ini, siswa dituntun menjadi trouble solving, penemu, innovator, membangun kemandirian, berpikir logis, selalu update dengan teknologi, dan mampu menghubungkan pendidikan STEM dengan dunia kerjanya. Pendidikan STEM merealitaskan pembelajaran berbasis pemecahan masalah yang sengaja menempatkan penyelidikan ilmiah dan penerapan matematika dalam konteks merancang teknologi sebagai bentuk pemecahan masalah. Penyelidikan ilmiah jarang terjadi dalam pendidikan teknologi dan kegiatan mendesain teknologi jarang terjadi di kelas sains. Tetapi di dalam kehidupan sehari-hari, desain dan penyelidikan ilmiah secara rutin diaplikasikan secara bersamaan sebagai teknis solusi untuk masalah dunia nyata.

Pembelajaran STEM ini sangat berhubungan juga di bidang robotika. SARI Teknologi hadir untuk memberikan solusi kepada anak-anak kita untuk belajar robotika ini berbasis STEM. Yuk...datang ke SARI Teknologi di Perumahan Kosambi, Cengkareng, Jakarta.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad